• +62
  • [email protected]

    Artikel dan Berita Pondok Pesantren Daar el-Qolam

    Pembelajaran Berbasis Inkuiri

    Istilah belajar dan pembelajaran merupakan suatu istilah yang memiliki keterkaitan yang sangat erat dan tidak dapat dipisahkan satu sama lain dalam proses pendidikan. Pembelajaran merupakan serangkaian proses belajar dimana siswa yang tadinya tidak tahu menjadi tahu, dan yang sebelumnya tidak terampil menjadi terampil. Memberi pengalaman belajar yang menyenangkan adalah kewajiban dari seluruh guru.

    Kegiatan belajar sangatlah beraneka ragam. Pada mata pelajaran Biologi, kegiatan belajar dapat dilakukan dengan menggunakan metode praktikum, diskusi, dan lain sebagainya. Salah satu kegiatan belajar Biologi di pondok pesantren Daar El Qolam 2 adalah melakukan kegiatan berbasis inkuiri. Kegiatan berbasis inkuiri merupakan kegiatan dimana siswa aktif menemukan konsep dari suatu kegiatan pengamatan, sehingga siswa merasa dekat dengan objek yang dipelajari.

    Untuk melakukan berbagai kegiatan pengamatan, siswa dapat menggunakan fasilitas yang terdapat di pondok pesantren Daar El Qolam. Salah satu tempat favorit untuk melakukan kegiatan inkuiri adalah di laboratorium Biologi. Beberapa kegiatan yang baru saja dilakukan antara lain: pembuatan susu asam, pengamatan sel darah dengan pembuatan preparat apusan darah, pengamatan keanekaragaman lumut, persilangan monohybrid dan dihibrid, uji makanan, dan pengkulturan bakteri pada media agar.

    Penggunaan metode inkuiri dalam pembelajaran memberikan banyak keuntungan.  Pertama peserta didik menjadi pembelajar yang aktif karena pembelajaran berpusat pada peserta didik. Guru tidak lain berperan sebagai fasilitator dan evaluator dalam kegiatan tersebut. Penggunaan metode inkuiri juga dapat meningkatkan pemahaman tentang materi pelajaran, kreativitas, kemampuan komunikasi, serta kemampuan menulis laporan ilmiah.

    Kegiatan belajar berbasis inkuiri yang dilakukan di laboratorium hanyalah salah satu dari metode yang dapat diterapkan dalam pembelajaran Biologi. Penggunaan model pembelajaran inkuiri tidak hanya dapat dilakukan oleh guru matematika dan sains, namun juga dapat dilakukan oleh guru sosial. Untuk dapat mengajarkan model pembelajaran inkuiri secara efektif, guru harus memahami lebih dalam apa itu model pembelajaran inkuiri.

    Ditulis oleh Ustzh. Novita Dewi Larasati M.Pd.

    Tags
    Penulis:

    Seorang guru di Pondok Pesantren Daar el-Qolam 2

    Leave a comment

    %d bloggers like this: