Ada kalanya kita mendapatkan sebuah masalah yang kita tidak tahu apa solusi konkretnya. Contohnya adalah, puzzle di samping. Coba Anda hubungkan semua sembilan titik tersebut dengan hanya empat garis tanpa terputus dan tanpa mengubah cara penggambaran garis kita.
Well, puzzle tersebut memang sederhana, tapi bila kita memang terfokus pada kesembilan titik tersebut, solusinya tidak pernah ketemu. Nah, karena itu, salah satu cara untuk menyelesaikan problem tersebut adalah dengan "Think outside the box!!!"
Ternyata solusinya sederhana.... Lihat gambar di samping kiri. Itu adalah implementasi dari konsep think outside the box. Mungkin kita tidak berpikir untuk membuat garis di luar kesembilan titik tersebut, tapi karena itulah kita tidak dapat menemukan solusinya. Dengan menarik garis keluar dari kotak tersebut, kita pun menjawab solusinya.
Frase think outside the box adalah berpikir dengan cara yang berbeda dan tidak lazim. Sebisa mungkin, kita harus menemukan sebuah cara untuk melakukan sesuatu secara lebih cepat, lebih baik, lebih murah, lebih ringkas, tanpa harus menghajatkan lebih banyak waktu, perangkat, alat bantu atau uang. Apa yang harus kita lakukan saat melakukan thinking outside the box? Yang pasti, kita harus mengetahui semua alternatif dari pilihan solusi yang ada. Dan, tentu saja menjelaskan alasan kenapa kita memilih alternatif tersebut, karena memang batasan yang dimiliki oleh dunia bisa membatasi kita.
Memang rumit melakukannya. Tapi itulah yang harus kita lakukan untuk terus menerus mencari kesuksesan di mana saja dalam kehidupan kita.
Sya'ir Arab menyatakan:
بِقَدْرِ اْلكَدِّ تُكْتَسَبُ اْلمـَعاَلِي وَ مَنْ طَلَبَ اْلعُلىَ سَهِرَ اْللَّياَليِ
Apa yang kita dapatkan, sebenarnya adalah hasil dari apa yang kita kerjakan. Bila memang harus mencari sesuatu yang lebih baik dan lebih tinggi, maka kita harus berbuat lebih dari apa yang orang lain perbuat...