Ayah, Beri Aku Satu Senyuman Saja
Satu senyuman saja...
Aku bisa melayang di angkasa
Layaknya roket yang meluncur dari bumi
Satu senyuman saja...
Aku mampu bertahan dalam perahuku
Layaknya karang yang tetap kokoh di hempas ombak
Senyuman yang selalu kurindu
Dalam setiap tetes air mataku
Dalam semua untaian do’aku
Dalam penantian hariku
Tuhan,,,
Aku terlalu merindukan senyuman itu
Wajahnya yang mulai menua
Matanya yang kian sayu
Nafasnya yang kadang tersenggal
Tlah menghapus satu senyumannya...
Apakah ia tau?
Aku yang selalu merindukannya
Tak mampu aku berucap
Tak sanggup aku bergerak
Ketika kulihat ia menangis kecewa
Aku telah melukai hati sucinya
Ingin kupeluk dan kuciumi tangannya
Ayah, maafkan aku..
Ayah, maafkanaku...
Ayah, maafkan aku...
Ia menatapku dalam diam dan sepi
Masih dengan linangan air matanya
Dalam kebisuan aku meminta
Ayah, Beri aku satu senyuman saja..
Binta Alwi