Jangan menunggu kesempatan...
Posted by Indra Jaya, M.A.
| Monday, 14 June 2010 11:47:53 PM
Bicara tentang semangat kerja yang dimiliki Kyai Syahid dalam membangun Pondok, ternyata tidak lepas dari contoh yang diberikan oleh dua orang yang paling berperan dalam pendirian Pesantren ini, Kyai Qoshod, ayahnya dan Kyai Rifa’i, Kakak sekaligus gurunya.
Kyai Syahid melihat bagaimana Kyai Qoshod yang tertimpa tembok saat pembangunan sebuah gedung sehingga menyebabkan luka, esoknya masih tetap bekerja melanjutkan pembangunan gedung tersebut. Dalam pandangan Kyai Syahid hampir tidak ada waktu Kyai Qoshod yang dihabiskan kecuali untuk bekerja sampai akhir hayatnya. Karena Beliau meninggal setelah paginya sempat membeli kapur untuk mengapur dinding gedung
Sedangkan dari sosok Kyai Rifa’i, Kyai Syahid menyaksikan bagaimana kepala kakaknya tersebut berada beberapa jengkal dari roda mobil, ketika terjatuh dari sepeda motornya hanya untuk mengambil satu sak semen bantuan dari seorang dermawan. Seperti sang Ayahanda, hampi seluruh waktu Kyai Rifa’i habis untuk membangun dan mengembangkan Pondok ini. Bahkan Beliau meninggal saat shalat zuhur, beberapa jam setelah melepas santri-santrinya berlibur.
“Dari sinilah saya memiliki motto: Lakukan apa yang dapat dilakukan..., jangan menunggu kesempatan...!” Ungkap Kyai Syahid.
(30/05/10)
©2010 Pondok Pesantren Daar el-Qolam