Pada minggu, tepatnya tanggal 11 Juli 2010 terlihat suasana berbeda di Pondok Pesantren Daar El-Qolam daripada sebelumnya. Kedatangan santri baru putra membuat para santri Daar El-Qolam mengingat masa lalu mereka, saat pertama kali mereka menginjakkan kaki mereka ke bumi pondok pesantren Daar El-Qolam. Apalagi saat mereka melihat santri baru tersebut menangis ketika mereka ditinggalkan kedua orang tua mereka, serasa para santri tersebut ingin mengulang moment tertentu.
Dari sebuah riset yang kami lakukan (Tim Redaksi), kebanyakan dari para santri tersebut masuk ke pondok pesantren Daar El-Qolam atas keinginan mereka sendiri karena mereka ingin mandiri, tetapi sedikit dari mereka yang masuk pondok pesantren Daar El-Qolam karena ingin berdisiplin. Kedisiplinan akan tercipta setelah mereka mengapai keinginan mereka menjadi orang yang mandiri, karena mandiri tidak akan tercipta tanpa adanya disiplin. Dan tak sedikit pula atas permintaan kedua orang tua mereka yang menginginkan mereka menjadi orang mandiri. Adapula yang masuk pondok pesantren Daar El-Qolam karena melihat teman-temannya, saudara, keluarga mereka yang masuk pondok pesantren Daar El-Qolam. Dan kebanyakan dari mereka mengetahui pondok pesantren Daar El-Qolam bukan karena DISIPLIN atau SYSTEM yang ada di pondok pesantren, akan tetapi karena LANGUAGE ( bahasa Arabic & English).
“ Atas keinginan siapa kamu mau masuk pondok pesantren Daar El-Qolam?” Tanya seorang Tim Redaksi
“ Saya masuk pondok pesantren Daar El-Qolam atas keinginan saya sendiri karena saya ingin menjadi orang yang mandiri dan agar saya dapat berdisiplin” jawab Dzikri R. santri kelas 1 asal Banten.
Red: “ Apa kesan anda saat masuk pondok pesantren Daar El-Qolam?”
Dzikri: “ Enak! Banyak teman, apabila kita kesusahan ada yang membantu”
Estafet perjuangan pun telah dimulai bagi para santri pondok pesantren Daar El-Qolam angkatan ke-41 atau angkatan ke-2 yang menduduki kelas 1 di Program Excellent Class. Apakah mereka dapat menjalani estafet perjuangan hidup mereka? Ataukah banyak dari mereka yang akan menyerah di tengah perjuangan mereka? Apakah merreka dapat menjalani lika-liku di pondok pesantren Daar El-Qolam? Jawabannya ada pada tahun 2016.