• +62
  • [email protected]

    Artikel dan Berita Pondok Pesantren Daar el-Qolam

    Bring Islam Back

    Buat sobat yang kebetulan udah kenal grup nasyid asal California “Soldier of Allah” pasti apal dengan lirik lagu-lagunya yang oke punya dan pemicu semangat. Apalagi digeber dalam irama hip-hop yang asyik punya. Nggak cuma bisa bikin kita geleng-geleng kepala dan menghentakkan kaki, tapi isinya mantap banget. Rasa-rasanya para rapper Islam ini teriak di dekat telinga kita untuk sadar tentang Islam. Salah satu judulnya adalah “Bring Islam Back!” sekalian aja judul lagu itu kita jiplak untuk tulisan ini.

    Jump to section

    FIS, partai Islam di al-Jazair saat kampanye di awal tahun 90-an mengeluarkan slogan yang bunyinya kira-kira begini, “Umat ini sedang sakit. Penyebab sakitnya karena meninggalkan Islam. Apa obatnya? Kembali kepada Islam. Siapa dokternya? Siapa saja dari kalangan kaum muslimin yang sehat dan mau mendakwahkan Islam“. Semboyan ini tidak saja menggugah, tapi juga menggerakkan siapa saja. Buktinya, partai ini didukung lebih dari 80 persen suara. Sayangnya, demokrasi selalu ingkar janji. Maklum, demokrasi tak akan membiarkan musuhnya membunuh dirinya sendiri. Pemilu itu digagalkan dan hasilnya dibatalkan. Nggak cuma itu, para aktivis FIS dan pendukungnya diburu, dijebloskan ke penjara, dan sebagian dibunuh.

    sobat, semboyan ini cocok jika kita mau melek dengan kondisi kaum muslimin saat ini. Ya, kaum muslimin saat ini sedang sakit. Berbagai masalah mendera kita; krisis ekonomi, kedzaliman penguasa, amburadulnya tatanan sosial; kriminalitas, pelacuran, seks bebas, peredaran narkoba dan miras. Nggak cuma itu, masalah hukum dan pendidikan juga bikin nyesek dada kita. Hukum nggak adil, pendidikan yang cuma bisa dinikmati kalangan berduit saja. Jelas, ini adalah kondisi sakitnya masyarakat di bawah belenggu ideologi kapitalisme.

    Ketika Islam nggak diterapkan dalam kehidupan sehari-hari maka umat sebenarnya sedang menurun tingkat kesehatannya. Kalo nggak ngeh bahwa dirinya sedang sakit, maka sudah pasti akan tambah parah karena nggak diobati dan agak sulit sembuh.

    Bagi sebagian umat yang sadar, mulai mencari obatnya. Meski nggak semua obat yang dikonsumsi menyembuhkan total, paling nggak cukup untuk meredam rasa sakit. Ada yang mencoba menawarkan obat perbaikan akhlak, namun belum juga meredam kerusakan. Ini mungkin baru mengurangi jumlah yang sakit saja. Sedikit demi sedikit. Ada umat yang menawarkan obat ekonomi, karena merasa umat ini paling parah penyakitnya di bidang ekonomi. Tapi, tak jua sembuh total. Umat masih terus terpuruk dan bahkan mendekati Stadium IV. Walah, parah banget dong kalo penyakit kanker mah ya?

    Jump to section
    Tags

    Leave a comment

    %d bloggers like this: