• +62
  • [email protected]

    Artikel dan Berita Pondok Pesantren Daar el-Qolam

    Leaves for Life

    Penghijauan di Daar el-Qolam  - PA251726 600x450 - Leaves for Life
    Penghijauan di Daar el-Qolam

    Daar el Qolam sebagai dalam usianya yang memasuki tahun yang ke-43 terus berbenah diri dengan melengkapi fasilitas sarana dan prasarana yang menunjang bagi keberlangsungan proses pendidikan dan pengajaran di lingkungan pondok pesantren. Salah satu hal yang di perhatian adalah keadaan kebersihan dan keindahan pesantren. Beberapa tempat di dalam lingkungan pesantren tampak ditanami dengan berbagai macam tanaman. Penanaman ini dapat membuat lingkungan menjadi lebih teduh dan nyaman, karena banyak ataupun sedikit dari polusi udara (CO2) yang terjadi akan diserap oleh tumbuhan untuk dilakukan proses fotosintesis.

    Fotosintesis adalah suatu proses biokimia yang dilakukan tumbuhan, alga, dan beberapa jenis bakteri untuk memproduksi energi terpakai (nutrisi) dengan memanfaatkan energi cahaya. Proses ini terjadi pada kloroplast. Sumber cahaya matahari merupakan suatu faktor terpenting dalam kehidupan makhluk hidup, khususnya dalam ekosistem perairan karena hampir semua energi yang menggerakkan dan mengontrol metabolisme di perairan berasal dari energi matahari yang dikonversikan secara biokimia melalui proses fotosintesis. Laju fotosintesis akan tinggi bila intensitas cahaya tinggi dan menurun bila intensitas cahaya berkurang. Oleh karena itu cahaya berperan sebagai faktor pembatas utama dalam fotosintesis. Dalam fotosintesis terdapat dua tahap, yaitu reaksi terang dan reaksi gelap (siklus Calvin). Reaksi terang terjadi pada grana (granum), sedangkan reaksi Calvin terjadi di dalam stroma. Dalam reaksi terang, terjadi konversi energi cahaya menjadi energi kimia dan menghasilkan oksigen (O2). Sedangkan dalam siklus Calvin terjadi seri reaksi siklik yang membentuk gula dari bahan dasar CO2 dan energi (ATP dan NADPH). Energi yang digunakan dalam siklus Calvin diperoleh dari reaksi terang.

    Dari semua radiasi matahari yang dipancarkan, hanya panjang gelombang tertentu yang dimanfaatkan tumbuhan untuk proses fotosintesis, yaitu panjang gelombang yang berada pada kisaran cahaya tampak (380-700 nm). Cahaya tampak terbagi atas cahaya merah (610 โ€“ 700 nm), hijau kuning (510 โ€“ 600 nm), biru (410 โ€“ 500 nm) dan violet ( <400 nm). Masing-masing jenis cahaya berbeda pengaruhnya terhadap fotosintesis. Hal ini terkait pada sifat pigmen penangkap cahaya yang bekerja dalam fotosintesis. Pigmen yang terdapat pada membran grana menyerap cahaya yang memiliki panjang gelombang tertentu. Pigmen yang berbeda menyerap cahaya pada panjang gelombang yang berbeda. Kloroplast mengandung beberapa pigmen. Sebagai contoh, klorofil a terutama menyerap cahaya biru-violet dan merah. Klorofil b menyerap cahaya biru dan oranye dan memantulkan cahaya kuning-hijau. Klorofil a berperan langsung dalam reaksi terang, sedangkan klorofil b tidak secara langsung berperan dalam reaksi terang.

    Hingga sekarang fotosintesis masih terus dipelajari karena masih ada sejumlah tahap yang belum bisa dijelaskan, meskipun sudah sangat banyak yang diketahui tentang proses vital ini. Proses fotosintesis sangat kompleks karena melibatkan semua cabang ilmu pengetahuan alam utama, seperti fisika, kimia, maupun biologi sendiri. Pada tumbuhan, organ utama tempat berlangsungnya fotosintesis adalah daun. Namun secara umum, semua sel yang memiliki kloroplas berpotensi untuk melangsungkan reaksi ini. Di organel inilah tempat berlangsungnya fotosintesis,

    Allah S.W.T. Berfirman

    ูˆูŽู‡ููˆูŽ ูฑู„ู‘ูŽุฐูู‰ ู…ูŽุฏู‘ูŽ ูฑู„ุฃูŽุฑุถูŽ ูˆูŽุฌูŽุนูŽู„ูŽ ูููŠู‡ุง ุฑูŽูˆูŽุงุณูู‰ูŽ ูˆูŽุฃูŽู†ู‡ูŽู€ูฐุฑู‹ุงโ€ŒุŒ ูˆูŽู…ูู† ูƒูู„ู‘ู ูฑู„ุซู‘ูŽู…ูŽุฑูŽุงุชู ุฌูŽุนูŽู„ูŽ ูููŠูŽู‡ุง ุฒูŽูˆุฌูŽูŠู†ู ูฑุซู†ูŽูŠู†ูโ€ŒุŒ ูŠูุบุดูู‰ ูฑู„ู‘ูŽูŠู„ูŽ ูฑู„ู†ู‘ูŽู‡ูŽุงุฑูŽโ€ŒุŒ ุฅูู†ู‘ูŽ ููู‰ ุฐูŽุงู„ููƒูŽ ู„ูŽุฃูŽูŠูŽู€ุงุชู ู„ู‘ูู‚ูŽูˆู…ู ูŠูŽุชูŽููŽูƒู‘ูŽุฑููˆู†ูŽ (ุงู„ุฑู‘ุนุฏ: ูฃ) ูˆูŽููู‰ ูฑู„ุฃูŽุฑุถู ู‚ูุทูŽุนูŒ ู…ู‘ูุชูŽุฌูŽู€ูฐูˆูุฑูŽุงุชูŒ ูˆูŽุฌูŽู†ู‘ูŽู€ูฐุชูŒ ู…ู‘ูู† ุฃูŽุนู†ูŽู€ูฐุจู ูˆูŽุฒูŽุฑุนูŒ ูˆูŽู†ูŽุฎููŠู„ูŒ ุตูู†ูˆูŽุงู†ูŒ ูˆูŽุบูŽูŠุฑู ุตูู†ูˆูŽุงู†ู ูŠูุณู‚ูŽู‰ูฐ ุจูู…ุขุกู ูˆูŽุงุญูุฏู ูˆูŽู†ูููŽุถู‘ูู„ู ุจูŽุนุถูŽู‡ูŽุง ุนูŽู„ูŽู‰ูฐ ุจูŽุนุถู ููู‰ ูฑู„ุฃููƒูู„ูโ€Œ ุฅูู†ู‘ูŽ ููู‰ ุฐูŽุงู„ููƒูŽ ู„ูŽุฃูŽูŠูŽู€ูฐุชู ู„ู‘ูู‚ูŽูˆู…ู ูŠูŽุนู‚ูู„ููˆู†ูŽ (ุงู„ุฑู‘ุนุฏ: ูค)

    โ€œDan Dia-lah Tuhan yang membentangkan bumi dan menjadikan gunung-gunung dan sungai-sungai padanya. Dan menjadikan padanya semua buah-buahan berpasang-pasangan, Allah menutupkan malam kepada siang. Sesungguhnya pada yang demikian itu terdapat tanda-tanda (kebesaran Allah) bagi kaum yang memikirkan. Dan di bumi ini terdapat bagian-bagian yang berdampingan, dan kebun-kebun anggur, tanaman-tanaman dan pohon korma yang bercabang dan yang tidak bercabang, disirami dengan air yang sama. Kami melebihkan sebahagian tanam-tanaman itu atas sebahagian yang lain tentang rasanya. Sesungguhnya pada yang demikian itu terdapat tanda-tanda (kebesaran Allah) bagi kaum yang berpikir.โ€ (QS. Ar-Raโ€˜d, 13: 3-4)

    Kita hendaknya mulai sadar akan peran pentingnya tumbuhan dalam kehidupan kita. Dengan tumbuhanlah kita dapat menikmati oksigen yang sampai sekarang kita hirup. Dengan tumbuhanlah kita dapat menikmati berbagai macam sumber makanan setiap saat.

    Tags
    Penulis:

    Seorang guru di Pondok Pesantren Daar el-Qolam 2

    Leave a comment

    %d bloggers like this: