• +62
  • [email protected]

    Artikel dan Berita Pondok Pesantren Daar el-Qolam

    Belajar Pewarisan Sifat menggunakan Menggunakan Kancing Genetika

    Pewarisan Sifat  - rasio fenotip 600x600 - Belajar Pewarisan Sifat menggunakan Menggunakan Kancing Genetika

    Salah  satu  pendekatan  pembelajaran  yang  sejalan  dengan  hakikat konstruktivisme  adalah  pembelajaran  berbasis  praktikum.  Pada  pembelajaran berbasis  praktikum,  belajar  lebih  diarahkan  pada  experimental  learning berdasarkan  pengalaman  konkrit,  diskusi  dengan  teman  yang  selanjutnya  akan diperoleh  ide  dan  konsep  baru.  Belajar  dipandang  sebagai  proses  penyusunan pengetahuan  dari  pengalaman  konkrit,  aktivitas  kolaboratif  dan  refleksi  serta interpretasi.  Oleh karena itu,  pembelajaran berbasis  praktikum  dapat  digunakan sebagai  alternatif pembelajaran  yang dapat  mendorong  siswa belajar aktif  untuk merekonstruksi kembali pemahaman konseptualnya (Gasong, 2006).

    Tujuan Praktikum adalah untuk mengidentifikasi hasil persilangan model gen (dengan menggunakan kancing genetika), Membuktikan perbandingan Mendel pada F2 persilangan monohibrid dominan, yaitu perbandingan genotip 1 : 2 : 1 dan perbandingan fenotip 3 : 1, dan persilangan intermediate yaitu perbandingan genotip 1 : 2 : 1 dan perbandingan fenotip 1 : 2 : 1. Selain itu juga untuk Membuktikan perbandingan Mendel pada F2 persilangan dihibrida, yaitu perbandingan fenotip 9:3:3:1

    Alat yang digunakan  yaitu alat tulis dan lembar lembar pengamatan sedangkan  Bahan yang digunanakan adalah 1 kotak kancing Genetika 5 warna  8 gelas kimia 500 ml/ dapat di ganti tempat yang lain.

    Kegiatan praktikum ini dilaksanakan di Pondok Pesantren Daar el Qolam 2 pada kelas 9 SMP Pelajaran IPA Terpadu, materi pewarisan sifat.

    Tags
    Penulis:

    Seorang guru di Pondok Pesantren Daar el-Qolam 2

    Leave a comment

    %d bloggers like this: